Tentang Buya AI

Asisten Islam yang tidak berhalusinasi.

Buya AI adalah sistem Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang dibangun di atas korpus 100.876 chunk RAG dari 37 sumber/kitab Islam muktabar. Ia tidak menjawab dari pengetahuan internal model bahasa — setiap jawaban dirunut ke teks sumber yang bisa diverifikasi.

100.876 chunk RAG dari 37 sumber/kitab
Hybrid search: semantic + full-text + reranker
7 lapis validasi sebelum jawaban dikirim
Tersedia di Telegram Bot dan Web App
Demo interaktif · pilih pertanyaan
AI Generalis

"Hadis ini diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim." Rujukan yang dicantumkan: Muslim.or.id dan Muhammadiyah.or.id.

⚠ Rujukan yang diberikan adalah dua situs web, bukan kitab hadis itu sendiri — sulit ditelusuri ke sanad aslinya.

Buya AI

"Janganlah kalian masuk ke dalam tempat kaum wanita." Lalu ditanya soal ipar, Rasulullah ﷺ menjawab: "Ipar adalah maut."

HR. Bukhari no. 4831 · HR. Tirmidzi no. 1091 · uji lengkap di /perbandingan

✓ Lolos 7 lapis validasi — sitasi terverifikasi di korpus

Visi

Menjadi rujukan tepercaya ketika umat membutuhkan kepastian dalil.

Di era AI generalis yang fasih mengarang — menyebut nomor hadis palsu, mencatut nama kitab yang tidak ada, dan mengatribusikan pendapat kepada ulama secara keliru — Buya AI hadir sebagai penyeimbang. Ia tidak bersaing menjadi AI terpintar; ia hadir menjadi AI yang paling jujur tentang batas pengetahuannya.

Prinsip dasarnya sederhana: setiap klaim keagamaan harus bisa dilacak ke sumber primernya. Kalau sumbernya tidak ada di korpus, jawabannya adalah “tidak tahu” — bukan rekayasa yang terdengar meyakinkan.

Tidak menggantikan ulama. Buya AI adalah alat bantu — menyajikan teks, bukan berfatwa. Keputusan akhir tetap di tangan manusia yang memahami konteks dan metodologi keilmuan Islam.
Diferensiasi

Bukan AI generalis yang dipaksa bisa agama.

ChatGPT, Gemini, dan model fondasi lainnya dilatih di atas seluruh internet — termasuk forum, blog, dan situs tidak terverifikasi. Pengetahuan keislaman mereka bercampur dengan noise. Buya AI mengambil pendekatan sebaliknya:

Anatomi sebuah jawaban · klik untuk membandingkan
Sumber
37 sumber/kitab muktabar

100.876 chunk RAG terkurasi manual — tanpa web scraping otomatis.

Proses
Retrieval, bukan ingatan

Dalil dicari dari korpus saat kamu bertanya — bukan direka dari memori model.

Output
Jawaban + rujukan

Setiap klaim menunjuk kitab, jilid, dan halaman yang bisa dibuka ulang.

Kalau dalil tidak ditemukan di korpus, Buya AI berkata: tidak tahu.

Buya AI
AI Generalis
Sumber pengetahuan
Korpus kitab terkurasi (37 sumber/kitab)
Seluruh internet + parametric memory
Kemampuan mengarang
Dicegah oleh guardrails
Bisa menyebut hadis & halaman palsu
Ketika tidak tahu
Mengaku tidak tahu
Cenderung berhalusinasi
Rujukan
Nama kitab, jilid, halaman
Tidak konsisten, sering mengada-ada
Cakupan
Islam & tugas KUA saja
Semua topik
Transparansi
Evidence block + trace lengkap
Black box
Infrastruktur

Fondasi teknis yang membuat no-hallucination mungkin.

Buya AI bukan sekadar prompt engineering di atas model chatbot umum. Ia adalah sistem retrieval mandiri — dibangun dari nol di atas infrastruktur pencarian sendiri, bukan menumpang API pihak ketiga untuk pencarian rujukan.

🔍
Pencarian Hibrida
Menggabungkan pencarian makna (semantic) dan pencarian kata kunci (full-text) dalam satu pipeline, lalu di-ranking ulang untuk akurasi maksimal.
🌎
Dwi-bahasa by Design
Setiap dokumen diproses dalam dua jalur — Arab dan Indonesia — supaya pencarian tetap akurat apa pun bahasa pertanyaanmu.
🛡️
Kemandirian Infrastruktur
Seluruh pipeline retrieval — dari pencarian hingga penyusunan bukti — berjalan di infrastruktur sendiri. API pihak ketiga hanya dipakai untuk satu hal: menyusun kalimat jawaban akhir, bukan mencari kebenarannya.
Bukan black box. Tidak seperti AI generalis yang menjawab dari “ingatan” model, Buya AI memisahkan secara tegas antara mesin pencari (yang menemukan dalil dari korpus kitab) dan penyusun kalimat (yang merangkai temuan menjadi bahasa yang mudah dibaca). Mesin pencari berjalan di infrastruktur sendiri — independen, transparan, dan bisa diaudit.
Pipeline AI

Tujuh lapis model AI yang bekerja berkesinambungan.

Setiap kueri pengguna tidak langsung dijawab oleh satu model bahasa. Ia melewati tujuh lapisan yang masing-masing memiliki peran spesifik — dari perencana aksi hingga validator akhir.

1

Perencana Aksi

Memutuskan jenis permintaan

Menganalisis maksud pengguna — apakah ini pencarian referensi, lookup ayat eksak, atau pertanyaan jadwal. Sebagian besar ditangani aturan deterministik, bukan model bahasa, supaya cepat dan konsisten.

2

Ekspansi Kueri

Memperluas istilah pencarian

Memperluas kueri pengguna dengan kamus istilah Islam yang luas, termasuk padanan bahasa Arab. Istilah seperti "khamr" otomatis diekspansi ke padanan Arabnya. Untuk kueri di luar kamus, model bahasa khusus menyediakan ekspansi.

3

Pencarian Hibrida

Mencari lintas koleksi, dua bahasa

Quran dan Hadis dicari dalam dua bahasa sekaligus — Indonesia dan Arab — lalu hasilnya digabungkan. Tafsir, Fiqih, dan Sejarah dicari dalam bahasa Arab. Hybrid search menggabungkan pencarian makna (semantic) dan pencarian kata kunci (full-text), lalu di-ranking ulang untuk akurasi maksimal.

4

Paket Bukti

Menyusun hasil pencarian

Hasil pencarian disusun sebagai paket bukti terstruktur — setiap fragmen teks diberi penanda, lengkap dengan metadata kitab, jilid, dan halaman. Model bahasa dilarang menyebut sumber di luar paket bukti ini.

5

Penyusun Jawaban

Hanya dari bukti yang ditemukan

Model bahasa menyusun jawaban hanya dari paket bukti yang diberikan. Tidak ada pengetahuan dari luar yang boleh digunakan. Untuk kitab berbahasa Arab (Tafsir, Fiqih, Sejarah), model wajib menerjemahkan ke bahasa Indonesia. Nama kitab Arab ditransliterasi ke Latin.

6

Validator

Memeriksa sebelum dikirim

Lapis 1: pemeriksaan sitasi — setiap klaim harus punya rujukan. Lapis 2: format referensi — kitab dalam Latin miring, nomor halaman/jilid. Lapis 3: verifikasi narasi terhadap paket bukti menggunakan model penilai independen.

7

Penampil

Menyajikan jawaban

Jawaban ditampilkan dengan blok bukti dan blok referensi terpisah, supaya pengguna bisa cek sendiri sumbernya. Di Telegram: adaptive streaming display. Di Web: streaming real-time dengan markdown, deteksi Arab otomatis, dan audio murottal untuk ayat Al-Quran.

Simulasi pipeline
Apa hukum meminum khamr?
Langkah 1/7 · Perencana Aksi
intent: pencarian referensi (fiqih)
rute: hybrid_search · aturan deterministik
koleksi target: hadis, fiqih, tafsir

Klik langkah di kiri, atau tekan Putar untuk mengikuti perjalanan satu kueri dari awal sampai jawaban terkirim.

Korpus Rujukan

100.876 chunk RAG dari 37 sumber/kitab muktabar.

Setiap chunk melalui proses kurasi: identifikasi kitab sumber, verifikasi pengarang, pembersihan teks, deteksi bahasa, dan pengindeksan sesuai jenisnya. Tidak ada web scraping otomatis — kualitas korpus dijaga secara manual.

6.236chunk RAG

Al-Qur’an

Bahasa: Arab + Indonesia

Teks Arab 30 juz lengkap dengan terjemahan per kata dan audio murottal.

38.102chunk RAG

Hadis

Bahasa: Arab + Indonesia

Sembilan kitab utama: Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, Malik, Darimi.

14.373chunk RAG

Tafsir

Bahasa: Arab

Empat kitab: Ibnu Katsir, Al-Jalalain, Al-Maraghi, dan At-Tafsir Al-Maudhu’i li al-Qur’an al-Karim.

17.027chunk RAG

Fiqih

Bahasa: Arab

Tujuh kitab: Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Wahbah Az-Zuhaili), Al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah (Al-Jaziri), Al-Umm (Imam asy-Syafi’i), Matan Abu Syuja’ (Al-Ghayah wat-Taqrib), Fathul Qarib (Syarah Matan Abu Syuja’) (Muhammad bin Qasim al-Ghazzi), Kitab al-Amwal (Abu Ubaid al-Qasim bin Sallam), dan Bidayat al-Mujtahid (Ibnu Rusyd al-Hafid).

8.000chunk RAG

Sejarah Islam

Bahasa: Arab

Ar-Rahiq al-Makhtum, Sirah Ibn Hisyam, dan Al-Kamil fi at-Tarikh (Ibn al-Atsir).

12.733chunk RAG

Syarah Hadis

Bahasa: Arab

Fath al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari dan Hady al-Sari karya Ibnu Hajar al-‘Asqalani.

1.453chunk RAG

Ulumul Qur’an

Bahasa: Arab

Al-Itqan fi ‘Ulumil Qur’an karya Jalaluddin as-Suyuthi.

720chunk RAG

Khutbah

Bahasa: Arab

Enam kitab khutbah Jumat, termasuk Khutbah al-Jumu’ah wa Ahkamuha al-Fiqhiyyah dan Khutab al-Masjid an-Nabawi & al-Haram (1432 H).

783chunk RAG

Doa & Dzikir

Bahasa: Arab

Al-Adhkar al-Nawawiyyah karya Imam an-Nawawi, Hisn al-Muslim min Adhkar al-Kitab wa as-Sunnah, dan syarahnya.

1.449chunk RAG

Aqidah

Bahasa: Arab

At-Tadzkirah fi Ahwal al-Mawta wa Umuril Akhirah karya Al-Qurthubi — kematian, alam kubur, dan tanda-tanda hari kiamat.

Pencarian dua arah. Quran dan Hadis diproses dalam dua jalur bahasa sekaligus — Indonesia dan Arab. Saat kamu mencari, sistem mencari di kedua jalur dan menggabungkan hasilnya, menangkap relevansi dari kedua bahasa. Tafsir, Fiqih, dan Sejarah diproses dalam bahasa Arab untuk mempertahankan presisi terminologi keilmuan yang tidak bisa diterjemahkan tanpa kehilangan makna.
Keunggulan

Tujuh pagar mutlak yang tidak bisa dinegosiasikan.

Guardrails Buya AI bukan sekadar instruksi di system prompt — mereka ditegakkan secara deterministik di level kode. Validator berjalan sebagai lapisan terpisah yang memeriksa setiap respons sebelum mencapai pengguna.

Uji pagar · pilih skenario pelanggaran

Pilih skenario di atas untuk melihat pagar mana yang menangkapnya.

01

Single Source of Truth

AI tidak menjawab dari pengetahuannya sendiri. Seluruh konten keagamaan harus berasal dari korpus kitab terkurasi yang sudah di-embed ke database.

02

No Interpretation

Dalil dikutip verbatim. Buya AI tidak menafsirkan sendiri — ia menyajikan teks asli dan terjemahannya, lalu menyerahkan pemahaman kepada pengguna.

03

Translation Rules

Quran dan Hadis ditampilkan dalam teks Arab + terjemahan Indonesia yang sudah ada di database. Tafsir, Fiqih, dan Sejarah — yang teks aslinya bahasa Arab — WAJIB diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh LLM.

04

Topic Restriction

Buya AI hanya melayani pertanyaan dalam domain keislaman dan tugas kedinasan KUA. Pertanyaan di luar cakupan akan ditolak secara eksplisit.

05

Konsistensi Pencarian

Seluruh dokumen dan kueri diproses oleh mesin pencari yang sama — memastikan bahwa apa yang kamu cari dan apa yang tersimpan di korpus dibandingkan dalam ruang yang konsisten.

06

Pre-send Validation

Setiap respons diperiksa sebelum dikirim ke pengguna. Validator memastikan blok bukti dan blok referensi hadir, serta tidak ada klaim yang mengada-ada.

07

Faithfulness Guard

Sitasi Quran/Hadis dan atribusi kepada ulama/kitab yang tidak ada dalam evidence pack akan ditolak. Model tidak boleh mengarang nama kitab, nomor halaman, atau pendapat ulama.

Untuk Siapa

Dari mimbar KUA sampai ruang belajar santri.

Buya AI tersedia di dua wadah dengan engine AI yang identik: Telegram Bot (@BuyaAI_bot) dan Web App (ai.oyabuya.com). Yang membedakan hanyalah fitur penyerta — Telegram Bot dilengkapi manajemen jadwal ceramah, reminder, dan laporan bulanan untuk kebutuhan kedinasan, sementara Web App fokus pada pengalaman chat dengan riwayat percakapan dan manajemen langganan.

Penyuluh Agama & Penghulu

Persiapan materi ceramah, bimwin, dan penyuluhan dengan rujukan yang bisa dipertanggungjawabkan. Setiap dalil bisa ditelusuri ke kitab sumbernya.

Peneliti & Akademisi

Pencarian lintas kitab tafsir, hadis, dan fiqih dalam satu kueri. Membandingkan pendapat ulama dari berbagai kitab secara efisien.

Masyarakat Muslim Umum

Validasi klaim keagamaan yang beredar di media sosial dan AI generalis. Mengecek apakah sebuah hadis benar-benar ada di kitab sumbernya.

Santri & Mahasiswa

Sarana belajar interaktif: mencari tafsir per ayat, membandingkan syarah hadis, dan mengeksplorasi khazanah fiqih lintas madzhab.

Observability

Setiap keputusan AI terekam dan teraudit.

Transparansi bukan sekadar nilai — ia adalah fitur teknis. Buya AI mencatat jejak dari setiap keputusan: alasan AI memilih suatu tindakan, sumber apa yang ditemukan, dan skor kecocokan dengan bukti. Ini memungkinkan tim kami mengaudit kualitas jawaban secara berkelanjutan, bukan cuma mengandalkan klaim.

Jejak Perencana

Mencatat bagaimana AI memutuskan arah pencarian — alasan setiap query diarahkan ke jenis pencarian tertentu.

Jejak Sumber

Mencatat apa yang ditemukan dalam korpus untuk setiap pertanyaan — memastikan jawaban berasal dari data, bukan karangan.

Jejak Validasi

Mencatat hasil pemeriksaan akhir — memastikan setiap klaim didukung rujukan yang bisa ditelusuri.

Audit berkelanjutan. Sistem pencatatan ini memungkinkan tim kami mengevaluasi kualitas jawaban secara rutin — bukan sekadar mengandalkan “rasanya sudah benar”. Setiap anomali bisa ditelusuri balik ke sumbernya: apakah masalah di pencarian, di penyusunan, atau di validasi.
Mulai sekarang

Buktikan sendiri — bukan klaim kami.

Bandingkan langsung jawaban Buya AI dengan AI generalis untuk kueri Al-Quran, Hadis, Tafsir, Fiqih, dan Sejarah Islam. Tidak perlu percaya kata kami.